Cari

Belajar Efektif dan Fun di WaGoMu#JapaneseClass

Belajar

17 (i) Special: Cara Cepat Membedakan Kelompok 2 Kata Kerja Bahasa Jepang

 
Kalau kalian pernah pusing pas disuruh nentuin sebuah kata kerja itu masuk Kelompok 1, 2, atau 3, tenang, kalian ga sendirian. Ini salah satu jebakan paling awal yang bikin pelajar bahasa Jepang nyerah duluan padahal materinya belum seberapa.

Masalahnya gini. Kebanyakan penjelasan di luar sana cuma nyuruh kalian hafalin daftar panjang kata kerja per kelompok. Dihafalin satu-satu, tanpa dikasih tau logikanya. Ya jelas capek, dan gampang lupa.

Di WaGoMu #JapaneseClass (j-class.id) kita ambil jalan lain. Kalian ga perlu hafalin ratusan kata kerja. Cukup hafalin belasan kata kerja "pengecualian", sisanya otomatis kelompokin sendiri. Kunci pemisahnya kita sebut 17 (i) Special. 

Kenapa Pemisahan Kelompok Kata Kerja Itu Penting

Sebelum masuk ke 17 (i) Special-nya, kalian harus paham dulu kenapa misahin kelompok kata kerja ini ga bisa diskip.

Semua perubahan bentuk kata kerja dalam bahasa Jepang, entah itu bentuk lampau, bentuk sopan, bentuk larangan, bentuk perintah, semuanya rumusnya beda-beda tergantung kelompok kata kerjanya. Salah nentuin kelompok, salah semua konjugasinya. Jadi ini bukan materi yang bisa kalian lewatin. Ini fondasinya.

Kabar baiknya, begitu kalian nguasain cara misahin kelompok ini sekali aja, kalian ga akan bingung lagi seterusnya.

Masalahnya Ada di Bunyi (i)

Coba perhatiin pola ini. Sebagian besar kata kerja yang bunyi sebelum ますnya adalah bunyi (i), itu masuk Kelompok 1.

Contohnya:

Kakimasu
書かきます
Menulis

Yomimasu
読よみます
Membaca

Dua-duanya bunyi sebelum ますnya (i), yaitu き dan み. Dan bener, dua-duanya masuk Kelompok 1.

Nah, di sinilah jebakannya. Ada segelintir kata kerja yang bunyinya juga (i) sebelum ます, tapi ternyata TIDAK masuk Kelompok 1. Mereka justru masuk Kelompok 2. Inilah yang bikin orang salah kelompok terus.

Belasan kata kerja "penyusup" inilah yang kita sebut 17 (i) Special. Karena mereka special, mau ga mau memang harus dihafalin. Tapi tenang, jumlahnya sedikit kok, dan begitu hafal, semuanya jadi gampang.

Daftar 17 (i) Special

Ini dia daftarnya. Hafalin yang 17 ini dulu ya, karena ini yang paling sering kepake di keseharian dan level pemula.

No Kanji Cara Baca Arti
1降おりますorimasuturun
2居いますimasuada (untuk benda hidup)
3似にますnimasumirip
4見みますmimasumelihat
5浴あびますabimasumandi
6伸のびますnobimasuberkembang / tumbuh
7借かりますkarimasumeminjam
8起おきますokimasubangun
9出来できますdekimasubisa / mampu
10飽あきますakimasubosan
11過すぎますsugimasumelampaui
12生いきますikimasuhidup
13足たりますtarimasucukup
14落おちますochimasujatuh
15着きますkimasumemakai / mengenakan
16煮にますnimasumerebus
17錆さびますsabimasuberkarat

17 Ini Belum Semua, dan Itu Bukan Masalah

Ada satu hal yang harus kalian tau dari awal biar ga bingung nanti. Angka 17 ini bukan angka mati. Ini cuma contoh yang paling umum dipakai di level pemula.

Kalau kalian nanti naik ke N3, N2, atau lebih tinggi lagi, kalian pasti bakal nemu kata kerja lain yang juga masuk Special (i) ini. Kosakata kayak 用もちいます (menggunakan), 尽つきます (habis), sampai 試こころみます (mencoba) juga sebenarnya masuk kelompok ini. Cuma karena jarang kepake di keseharian pemula, kita ga masukin ke daftar utama biar ga bikin kalian keteteran duluan.

Jadi jangan kaget kalau suatu saat nemu yang ke-18, ke-19, dan seterusnya. Itu wajar.

Terus Gimana Cara Ngenalin yang Belum Ada di Daftar?

Ini bagian yang bikin kalian mandiri. Daripada nunggu daftarnya dilengkapin terus, mendingan kalian paham indikatornya.

Sebuah kata kerja masuk Special (i) kalau memenuhi dua ciri ini sekaligus:

  1. Bunyi sebelum ますnya adalah bunyi (i)
  2. Tapi perubahan bentuknya ngikutin pola Kelompok 2, bukan Kelompok 1

Di luar sana kalian mungkin denger istilah kami ichidan doushi (上一段動詞) yaitu kata kerja kelompok 2 yang berahir dengan bacaan -iru, seperti 閉じる, 信じる, dll. Tapi di antara kami ichidan doushi ini ada yang mirip banget sama kelompok 1 atau kelompok buangan. Maka sebab itu sering banget bikin keliru kalau kalian ga kenal sama kosakata-kosakatanya. 

Cara gampang bedainnya gini. Kalau kalian ketemu kata kerja bunyi (i), terus pas dicoba diubah ke bentuk lain ternyata dia berubahnya kayak Kelompok 2, ya berarti dia Special (i). Titik. Contoh ketemu dengan kosakata 延びます (nobimasu) dimana sebelum ますnya itu bunyi (i). Kemudian setelah dicoba-coba kalian ubah ke bentuk TE atau mungkin nemu di internet, ternyata perubahan bentuk TEnya 延びて (nobite) bukan 延んで (nonde). Maka udah fix 延びます (nobimasu) itu salah satu dari SPECIAL (i).

Kalau kalian belajar step by step di J-Class, indikator kayak gini bakal kerasa otomatis seiring kalian sering ketemu kata kerjanya. Ga perlu dihafal paksa dari nol.

Awas Jebakan: Kanji dan Maknanya Itu Fixed

Ini penting banget dan sering bikin salah. Kata kerja 17 (i) Special ini terikat sama Kanji dan maknanya. Jadi ga bisa asal liat hiragananya doang.

Contoh paling jelas, kata きます.

Kimasu
着きます
Memakai / mengenakan (ini masuk Kelompok 2)

Kimasu
来きます
Datang (ini masuk Kelompok 3)

Hiragananya sama-sama きます, tapi Kanji dan artinya beda, jadi kelompoknya beda juga. Yang masuk 17 (i) Special cuma yang 着ます (memakai).

Contoh lain, おります. Yang masuk Kelompok 2 cuma yang ditulis 降ります (turun). Kalau suatu saat kalian ketemu おります dengan Kanji dan makna yang beda, itu udah pasti bukan yang Special ini. Aturan ini berlaku buat semua kata kerja di daftar tadi ya.

Setelah Special, Sisanya Dibuang ke Kelompok 1

Nah, ini inti dari kenapa metode 17 (i) Special ini efektif banget.

Begitu kalian udah hafal 17 (i) Special, plus udah bisa ngenalin Kelompok 3 (yang isinya cuma 来ます dan KB + します) dan Kelompok 2 (golongan Eます dan じます), maka semua kata kerja bunyi (i) sebelum ます yang tersisa, otomatis kalian buang ke Kelompok 1.

Makanya di J-Class, Kelompok 1 ini kita sebut Kata Kerja Buangan. Karena kalian ga perlu ngapal daftar Kelompok 1 sama sekali. Semua yang ga lolos jadi Special, ya berarti dia Buangan.

Jadi logikanya kebalik dari cara belajar konvensional. Kalian ga ngapalin Kelompok 1 yang jumlahnya ratusan. Kalian cuma ngapalin belasan pengecualian, sisanya kelompokin sendiri lewat proses eliminasi. Hemat tenaga, dan lebih nempel.

Soal Kata Kerja Buangan ini kita bahas terpisah biar lebih tuntas. Intinya buat sekarang, kunci pemisah tiga kelompok kata kerja itu ada di 17 (i) Special ini.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa itu 17 (i) Special dalam bahasa Jepang?

17 (i) Special adalah istilah dari WaGoMu #JapaneseClass untuk kata kerja yang bunyi sebelum ますnya adalah (i), tapi masuk Kelompok 2, bukan Kelompok 1. Karena mereka pengecualian, kata kerja ini perlu dihafalkan sebagai kunci untuk memisahkan tiga kelompok kata kerja. Sebagai catatan, angka 17 dalam istilah ini bukan berati total keseluruhannya, tapi contoh yang umum digunakan di keseharian dan perlu dipelajari oleh pemula. Jadi kalau kalian paham indikatornya nanti seiring naik level pasti ga akan kesulitan waktu ketemu yang lainnya. 

Kenapa 見ます masuk Kelompok 2 padahal bunyinya (i)?

Karena perubahan bentuknya mengikuti pola Kelompok 2, bukan Kelompok 1. Inilah yang membuat 見ます (mimasu) termasuk salah satu dari 17 (i) Special. Kalau kalian ubah ke bentuk lain, misalnya bentuk kamus jadi 見る, kelihatan jelas pola Kelompok 2-nya. 

Apakah 17 kata kerja ini sudah semua yang masuk Special (i)?

Belum. Angka 17 adalah contoh yang paling umum di level pemula. Di level yang lebih tinggi seperti N3 dan N2 masih ada kata kerja lain yang masuk kelompok ini, seperti 用います (mochiimasu) dan 尽きます (tsukimasu). Untuk pemula, cukup kuasai 17 yang umum ini dulu. Nanti bertahap tambahin kosakata specialnya.

Bagaimana cara membedakan 着ます dan 来ます kalau bacaannya sama?

Lihat Kanji dan maknanya. 着ます (memakai) masuk Kelompok 2 dan termasuk 17 (i) Special. Sedangkan 来ます (datang) masuk Kelompok 3. Meski hiragananya sama-sama きます, kelompoknya berbeda karena Kanji dan artinya berbeda. Ketika dalam percakapan cukup pahami konteks percakapannya aja. がっこうへ きます itu artinya "datang ke sekolah", ga mungkin kan artinya "memakai sekolah".

Apakah pemula wajib menghafal semua 17 sekaligus?

Ga harus sekaligus. Belajar step by step dan konsisten setiap hari jauh lebih efektif daripada menghafal semua dalam sekali duduk. 17 kata kerja ini akan nempel dengan sendirinya begitu kalian sering ketemu dan pakai dalam kalimat.

Penutup

Jadi, misahin kelompok kata kerja bahasa Jepang itu ga sesulit yang kalian kira. Kuncinya bukan ngapalin semua kata kerja, tapi ngapalin yang pengecualian aja, yaitu 17 (i) Special. Sisanya tinggal kalian buang ke Kelompok 1.

Metode 17 (i) Special ini adalah salah satu cara WaGoMu #JapaneseClass bikin belajar bahasa Jepang secara otodidak jadi lebih masuk akal dan ga bikin nyerah di tengah jalan. Kalau kalian mau belajar cara-cara efektif kayak gini step by step dari nol, kalian bisa cek program dan materi belajar lainnya di j-class.id.

Kontak Aku kesini yaa:

Komentari Artikel Ini

Komentar

    No Comments To Display

J-Class, pernah diliput di :