Cari

Belajar Efektif dan Fun di WaGoMu#JapaneseClass

Kerja

Kenalan Sama TG Konstruksi, Di Indonesia Masih Minim Peminatnya?

Kenalan Sama TG Konstruksi, Di Indonesia Masih Minim Peminatnya?Di sini siapa yang belum denger tentang TG Konstruksi? Memang kalau ngomongin TG atau tokutei ginou, orang-orang langsung ngomongin antara TG Perawat, TG Perikanan, atau mungkin TG Pertanian, ya kebetulan 3 TG tadi memang cukup banyak di Indonesia. Nah tapi kebetulan kemarin-kemarin aku check ulang data mengenai angka tokutei ginou guys, dan dari data itu aku nemu sesuatu yang menarik, yaitu ternyata ada satu kategori TG yang mungkin kurang disorot di Indonesia tapi permintaannya ternyata cukup banyak. TG apa itu? Yuk kita coba masuk pembahasan.

Apa akan aku coba bahas pertama adalah sebanyak apa peserta TG yang masuk di bulan desember 2024. Kalau kita baca data tersebut sebenernya kita bisa dapet banyak insign yang menarik. Dan respon pertama aku sih "ternyata banyak juga ya permintaan TG Konstruksi". Dari Indonesia paling banyaknya dari sektor kaigo, dan kedua di sektor pengolahan makanan, dan kemudian di sektor perikanan. Kalau kita liat secara keseluruhan angka, ternyata ada sektor yang mungkin kurang dilirik di Indonesia salah satunya itu TG Konstruksi atau (けん)(せつ)(ぶん)(). Bisa kalian check di tabel berikut :

Sumber: 外国入国管理事務証の特愛知技能の2025年報告

Kenapa kali ini aku mau ngebahas khusus untuk TG Konstruksi? TG Kontruksi ini ada di posisi ke 4 terbanyak dengan jumlah 13.5% dari keseluruhan, dan kebetulan sebenernya permintaannya terhadap WNI itu ada dan cukup banyak, tapi masih banyak WNI yang kurang aware atau kenal sama TG yang satu ini. Kalau kita liat dari data detailnya, peserta ikut test dari Indonesia masih terbilang sedikit. Belum lagi yang berhasil lulus setelah ikut test TG konstruksi pun belum setinggi itu, bisa kalian check dari data berikut :

Sumber: 一般社団法人建設技能人材機構 (JAC)

So, aku mau ambil kesempatan ini untuk ngenalin sedikit ke temen-temen mengenai TG Konstruksi. Siapa tau ada yang tertarik dan mau ngambil kesempatan untuk ke Jepang via TG Konstruksi ini ya. FYI, Japan Association of Construction Human Resource (JAC) udah mulai ngelirik Indonesia loh, jadi kedepannya kita bisa pasang ekspektasi bakal ada pelatihan dan juga seminar untuk TG konstruksi di Indonesia ya. Dengan gini siapa tau peminat TG konstruksi di Indonesia meningkat, diikuti dengan persentasi kelulusannya.

So kalau aku jelasin apa sih yang dilakukan atau di kerjakan kalau kalian ke Jepang lewat TG Konstruksi? Sebenernya TG Konstruksi terbilang luas banget ranah pekerjaannya. Kalau kita ambil garis besarnya, kita bisa bagi jadi 3 kelompok yaitu 'pekerjaan teknik sipil', 'pekerjaan arsitektur', dan 'pekerjaan lifeline/infrastruktur dan pemasangan'.Detailnya akan seperti berikut :

Pekerjaan Teknik Sipil

Pekerjaan teknik sipil lebih berfokus pada pekerjaan yang berkaitan dengan infrastruktur berskala besar dan proyek di luar bangunan. Pekerjaan ini umumnya dilakukan di area terbuka dan lebih melibatkan perancangan, pembangunan, dan pemeliharaan struktur yang mendukung keseharian masyarakat. Biasanya yang masuk kedalam kategori ini seperti pekerjaan pembangunan bendungan, pembangunan sungai/pantai seperti pemecah gelombang, tembok laut, dll. Ada juga pembangunan jalan, berbagai macam terowongan, jembatan, rel kereta, dan lainnya. Jadi memang fokus untuk infrastruktur yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat.

Pekerjaan Arsitektur

Pekerjaan Arsitektur ini berfokus pada pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan dan penyelesaian interior maupun eksterior bangunan. Kategori ini umumnya dilakukan di dalam atau di sekitar area bangunan, dan sering kali memerlukan keahlian detail untuk menciptakan struktur yang fungsional dan estetis. Nah yang termasuk pekerjaan arsitektur meliputi pekerjaan tukang kayu bangunan, pemasangan bata/batu bangunan, pemasangan atap, penyelesaian interior dan eksterior, pemasangan besi tulang, pemeliharaan/perawatan/renovasi rumah dan lainnya.

Pekerjaan Lifeline/Infrastruktur dan Pemasangan

Pekerjaan lifeline/infrastruktur dan pemasangan ini berfokus pada pekerjaan yang berkaitan dengan pemasangan, perbaikan, dan pemeliharaan sistem utilitas dan peralatan di dalam atau di luar bangunan. "Lifeline" di sini merujuk pada sistem vital yang menopang kehidupan sehari-hari, seperti listrik, air, dan gas. Nah kalau kita coba detailkan lagi, yang termasuk pekerjaan lifeline meliputi pekerjaan kelistrikan, pekerjaan gas kota seperti pemasangan pipa gas, suplai air, bahkan drainase. Ada juga Pekerjaan telekomunikasi seperti pemasangan jaringan dan alat-alat internet. Ada juga pekerjaan berhubungan alat-alat yang mengendalikan suhu ruang seperti pemasangan AC, pemasangan bahan insulasi termal, dan juga pekerjaan lainnya.

Khususnya di bidang lifeline ini ternyata cukup banyak permintaan yang masuk untuk WNI guys. Tapi karena peminat dan yang memang udah punya kualifikasinya belum banyak, terkadang mereka kesulitan untuk dapetin pekerja dari WNI, dan berakhir mencari dari negara lain. Sayang ga sih kalau gini terus? Makanya aku mau ngenalin kalian sama TG Konstruksi ini. Minimal ada beberapa yang nonton mungkin tertarik untuk ikut TG Konstruksi.

Fun fact dari pengalaman orang yang udah ikut, di sektor konstruksi ini banyak bistrip ke berbagai tempat di Jepang, jadi bakal banyak ketemu teman baru dan kebetulan rekan kerjanya memang orang lapangan tapi relatif lebih berpendidikan karena bareng orang-orang yang ngerti listrik atau jaringan. Jadi case ketemu perlakuan bullying lebih jarang terjadi kalau dibanding sektor lainnya. Tapi tetep ya, perkuat lah kemampuan bahasa Jepangnya sebelum berangkat, biar bisa lebih mudah akrab sama orang-orang sana dan memperkecil kemungkinan dibully.

TG Konstruksi memang punya kesan yang berbahaya dan keras banget kerjanya. Karena pasti udah ngebayangin kalian naik ke rangka bangunan yang tinggi, bawa barang-barang berat, kalau ga hati-hati bisa ketimpa barang berat, dan macam-macam pikiran negatif kita. Tapi sebenernya di Jepang itu udah ada standar yang tinggi untuk menjamin keselamatan para konstruktornya jadi selama mengikuti standar keselamatan, kalian harusnya bisa lebih tenang selama bekerja di sana. Semoga aja kalian yang sudah ngerasain pengalaman standar keselamatan kerja yang tinggi di Jepang, nantinya bisa kalian aplikasikan di Indonesia waktu udah punya perusahaan konstruksi di Indonesia ya.

Nah bagaimana nih bahasan kali ini? Kali ini mungkin ga begitu relate sama belajar bahasa Jepangnya ya. Tapi semoga membantu buat kalian yang masih cari-cari informasi kerja ke Jepangnya mau di bidang apa.Apakah dengan baca tulisan ini kalian jadi tertarik atau mulai mempertimbangkan untuk ikut TG konstruksi? Atau mungkin ada yang masih khawatir dan ragu-ragu? Karena mungkin ngebayangin kerja konstruksi itu keras banget gitu ya. Tapi apapun pendapat kalian, coba tulis dong di kolom komentar ya, aku mau tau pendapat kalian.

Kontak Aku kesini yaa:

Komentari Artikel Ini

Komentar

    No Comments To Display

J-Class, pernah diliput di :