• Others

    Kenapa Banyak Orang Yang Ingin Kerja dan Sekolah di Jepang

    Apa sih yang membuat banyak orang ingin kerja atau sekolah di Jepang? Mungkin kalian sedang mencari tau alasan-alasan itu. So, aku mau coba rangkum hal-hal yang umum diketahui soal Jepang, dan apa yang jadi alasan orang-orang ingin ke Jepang. Yuk kita masuk ke pembahasan. 

    Sudah di ketahui umum, bahwa Jepang merupakan negara maju. Tapi tau kah kalian mengenai fakta-fakta lainya mengenai Jepang? Negara dengan ekspor kendaraan terbesar ke 3 di dunia, negara dengan jumlah robot industri terbanyak ke 2, hingga memasuki Index Perdamainan Dunia nomor 10.

     Selain itu, Jepang memiliki 25 situs budaya dunia dan warisan alam. Sebagai contoh, Situs Bersejarah Shirakawa-go dan Gokayama, Monumen Bersejarah Nara Kuno, dll. Di Jepang pun ada 28 orang yang menjadi pemenang hadiah Nobel. 

    Gimana udah pada tau fakta fakta itu belum? Yang aku sebutin tadi ga semuanya yaa, tapi bisa jadi fakta-fakta tadi bisa jadi alasan buat kalian untuk bekerja atau lanjutkan sekolah kalian di Jepang. 



     Nah setelah ini aku mau coba bahas lagi beberapa alasan-alasan orang bergi belajar atau kerja di Jepang. Pertama, ada budaya khas yang memiliki daya tarik tersendiri. Iya, aku ga akan bahas detil soal ini tapi kalau kalian suka nonton kontens2, anime, drama Jepang mungkin kalian ga asing sama budaya Jepang. Budaya keseharian di sana sangat beda dengan di Indonesia, dan banyak orang yang ingin merasakannya secara langsung, sehingga "Budaya" menjadi salah satu alasan orang-orang ingin kerja atau sekolah di Jepang.



    Kedua, Jepang memiliki Alam yang sangat indah. Iya, selain bunga sakura yang bermekaran di awal bulan April, Jepang pun merupakan negara yang memiliki banyak gunung dan dikelilingi oleh lautan. Perubahan lingkungan dari pergeseran 4 musim pun menjadi daya tarik yang membuat orang Indonesia yang selama ini hanya merasakan 2 musim tertarik untuk kerja dan sekolah di Jepang. 



    Ketiga, adalah tingkat keamanan dan gaya hidup di Jepang. Jepang salah satu negara yang memiliki teknologi dan tingkat ilmu pengetahuan yang tertinggi, dan teknologi itu digunakan juga dalam keseharian di Jepang. Itulah yang membuat gaya hidup, layanan medis, transportasi, dll di Jepang sangat baik. 

    Keempat, meskipun Jepang memiliki level teknologi yang sangat tinggi, makanan Jepang (washoku) dan budaya makanan Jepang masih jadi daya tarik banyak orang. Bahkan budaya makan tradisional Jepang dijadikan sebagai warisan budaya oleh UNESCO. Bahan makanan yang sehat dan berwarna warni berdasarkan musim di Jepang sangat menarik perhatian dunia.



    Kelima, di tahun 2023 ada 38 Universitas di Jepang yang masuk ke 1000 besar QS World Peringkat Universitas. Ini membuktikan tingkat pendidikan di Jepang ga main main yaa. Menjadikannya salah satu negara dengan tingkat pendidikan tertinggi di dunia.

    Keenam,  jumlah mahasiswa international di Jepang yang terbilang sangat banyak. Iya, di Jepang saat ini mengalami penurunan populasi yang membuat Jepang membutuhkan banyak tenaga kerja dari luar Jepang. Selain menambahkan jumlah tenaga kerja asing, Jepangpun meningkatkan jumlah mahasiswa asing. Saat ini ada sekitar 230,000 mahasiswa asing dimana sekitar 90% nya adalah orang Asia. 

    Gimana guys? apakah kalian udah tau belum fakta-fakta diatas? faktor atau alasan kita ingin belajar atau kerja di Jepang mungkin beda-beda. Siapa tau fakta-fakta yang aku sebutin tadi bisa nambahin motivasi kalian untuk belajar atau kerja di Jepang. Tapi ingat, alasan cukup jadi motivasi memulai, dan kita ga akan bisa menyelesaikan apa yang kita mulai tanpa konsisten. So, tetep konsisten buat ningkatin skill bahasa Jepangnya, dan semoga impiannya tercapai.

    (がん)()りましょう!

  • Others

    Penerbangan di Jepang itu aman kah?

    Mungkin kalian udah pada tau, di tanggal 1 Januari 2024, pas taun baru banget ya. Di Jepang, lebih tepatnya di Bandara Haneda terjadi kecelakaan pesawat nih. Ngeri ga sih? baru aja ganti taun udah ada kecelakaan pesawat. Tapi apakah membuat penerbangan di Jepang itu ga aman? Nah biar kalian yang lagi belajar bahasa Jepang ga ada asumsi yang ga enak, kita coba bahas yuk.

    Secara garis besar, kecelakaan yang aku maksud di atas itu kecelakaan dimana pesawat penumpang ditabrak sama pesawat lainnya. Kejadian ini disebabkan oleh kurangnya fokus sang pilot yang menabrak pesawat penumpangnya. Syukurnya tidak ada korban jiwa dari kapal penumpang, tapi sayangnya 5 dari 9 kru pesawat yang menabrak meninggal.

    Kalau bicara aman atau engganya penerbangan di sebuah negara, kita bisa coba bandingkan jumlah kecelakaan yang terjadi dalam durasi tahunan. Nah bicara soal jumlah kecelakaan pesawat, di Jepang itu terbilang kecil loh. Menurut data Dewan Keselamatan Transportasi Jepang (JTSB), terhitung ada 64 kecelakaan pesawat di Jepang dari tahun 1950 sampai 2023

    Secara jumlah, kecelakaan pesawat di Jepang hanya sekitar 30% nya Indonesia yang berjumlah 209 kecelakaan dari tahun 1950 sampai 2023 (menurut Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)). Dalam 10 tahun terakhir, di Jepang terdapat 2 kecelakaan pesawat, sedangkan di Indonesia ada 15 kecelakaan. Sekedar perbandingan, di negara maju lainnya seperti Amerika ada 15 dan Rusia ada 10 kecelakaan yang ternyata ga beda jauh sama Indonesia. 

    So, kalian yang udah kebayang kan? Ga perlu khawatir atas keamanan penerbangan di Jepang. Tapi kalau boleh nambahin, kita ga akan tau apakah akan terjadi kecelakaan atau tidak, tapi syukurnya Jepang terbilang mahir untuk menangani dan mencegah kecelakaan terjadi. Jadi ga perlu ragu atau mikir mikir lagi “jadi ga yah kerja di Jepangnya?”. Kalau udah ada niat tinggal dikejar aja kok, apa lagi kalau udah mulai belajar bahasa Jepangnya. Yuk terus kejar mimpinya.

    (がん)()りましょう!

  • Others

    Saingan sama orang lain..?


    Halo guys, ketemu lagi bareng aku di blog #WaGoMu Japanese Class. Gimana nih kabar kalian? Semoga kalian baik-baik aja ya. Kali ini aku mau bahas tentang presentase perbandingan antara negara berkembang dan negara maju yang bekerja di jepang. Jangan di skipp ya!!

    Sebenarnya saingannya itu, Bukan sesama Kita loh guys… Tetapi Mereka ! kenapa begitu?

    —-

     Nyari kerja di Negeri kita, harus diakui emang sulit, apalagi kalo nggak punya Gelar. Lah wong sarjana yg nganggur juga buanyak kok. Kok bisa ? Sebagian besar sih, karena yg dikejar cuman gelarnya, skill nya mah masih ketinggalan. Ada juga yg bilang bahwa apa yg dipelajari di kampus, udah gak sejalan dg kebutuhan di masing-masing industri-nya. Duh, ngomongin ini mah kayaknya bukan bagian aku deh.


    Udah rahasia umum sih, populasi Jepang yg kian menua, memaksa mrk utk membuka pintu selebar mungkin utk warga Asing yg ingin tinggal dan kerja disana, termasuk kita , para WNI yg ingin memperbaiki ekonomi keluarganya dg cara bekerja disana.


    FYI,

    Jumlah WNI yg tinggal di Jepang per tahun 2022 itu ada 83,169 Orang baik utk Bekerja, Sekolah ataupun karena ngikut Keluarganya, setiap tahunnya itu terus naik. Paling tdk, dlm waktu 10 Tahun terakhir jumlahnya terus naik. Wuih, keren ya !

    Tapi,

    Ternyata Angka ini tidak begitu membanggakan, terutama ketika kita lebih terbuka melihat Data Warga Negara Lain yg mampu berkarya di Jepang itu, jauh lebih buanyak. Iya, WNI itu hanya urutan No.7.


    1) China - 744,551

    2) Vietnam - 476,346

    3) Korea - 412,340

    4) Philiphina - 291,066

    5) Brazil - 207,081

    6) Nepal - 125,798

    7) Indonesia - 83,169

    8) Amerika - 57,299

    9) Thailand - 54,618

    10) Taiwan - 54,213


    Kalo China mah, OK lah ya emang mrk itu ada di seluruh penjuru dunia. Eh, Tapi kok Orang India nggak masuk 10 Besar masuk Jepang ya ? Kalo Amerika sih justru Unik, karena secara logika Org Amerika datang ke Jepang seharusnya bukan untuk nyari duit, karena secara kurs, USD itu lebih bernilai daripada JPY. 


    OK lah, kita hiraukan Warga Negara yg secara ekonomi memang sudah dianggap negara maju, termasuk Korea. Tapi, sesama Negara Berkembang seperti Vietnam, Philiphina dan Nepal, kenapa mrka lebih buanyak yg bisa masuk ke Jepang ya ?


    Setelah di Breakdown, aku nemuin fakta yg menarik ini :

    39,177 Org dari total 83,161 Org WNI yg ada di Jepang, alias 47% nya ternyata adalah Pemagang alias 技能実習 . Begitu juga dg Vietnam, 181,957 dari total 476,346 atau 38% nya adalah Pemagang juga. Persentase-nya lebih sedikit memang, tapi secara jumlah, kita kalah jauh. Dan Pemagang ini identik dg mrk yg sebagian besar ke Jepangnya sbg lulusan SMA/K dan ingin memperbaiki ekonomi keluarga.


    Lebih jauh lagi, 

    Hanya 6,330 Org dari total 83,169 WNI atau 7,6 % yg memilih utk melanjutkan Study di Jepang. Sedangkan Orang Nepal ada 32,336 dari total 125,795 alias 25,7 % nya adalah Pelajar yg sedang melanjutkan study di Jepang. Org Vietnam juga cukup banyak, ada 44,358 Org dari total 476,346 Org alias 9,3%. Sekalipun jumlah persentasenya terlihat kecil, Jumlah Org Vietnam yg datang utk Sekolah di Jepang bahkan 7 Kali lipat lebih banyak dari Pelajar Indonesia di Jepang saat ini.


    Yg Kerja Profesional, gimana ?

    Ada 72,997 Org Vietnam dan ada 24,127 Org Nepal yg saat ini bekerja dg Visa Kerja Profesional di Jepang. Sedangkan WNI hanya 4,802 Org aja. Ketinggalan lagi ? Iya, faktanya begitu.


    Permanent Residence ? Jauh lebih ketinggalan lagi, Org Philiphina bahkan mayoritas memang tinggal di Jepang karena keturunan, pernikahan dsb. Iya, ada 136,380 Org Philiiphina yg punya Permanent Residence, Org Brazil juga sebagian besar adalah Pemegang Visa Permanent yg jumlahnya mencapai 113,521 Org. Permanent Residence dari Vietnam juga ada 21,125 Orang, sedangkan Pemegang Visa Permanent Residence dari Indonesia ? Yups, betul walaupun jumlahnya terlihat banyak, tapi baru ada 7,215 Orang saja.


    Kalo ngomongin Visa Permanent, emang sangat tergantung dari Keturunan dan Ikatan Pernikahan dg Org Jepang itu sendiri. Tapi, kalo Visa Kerja Magang, Tokutei Ginou, Visa Kerja Profesional, termasuk Visa Pelajar di Jepang, harusnya bangsa kita bisa bersaing. Dalam konteks ini, aku menghiraukan pilihan WNI utk bekerja di Negara lain dulu ya.

  • Others

    WaGoMu #JapaneseClass Hadir Lagi di Sakura Matsuri 2023

    Hai guys ! Ketemu lagi sama aku di BLOG WaGoMu #JapaneseClass. Kali ini aku mau ngebahas salah satu event Jejepangan di Indonesia nih guys, yaitu Sakura Matsuri. Ya, tahun kemarin aku dan tim ku ikut serta nih di Sakura Matsuri 2022 guys, dan tahun ini pun kita akan ikut serta di Sakura Matsuri 2023.

    FYI nih guys, Sakura matsuri itu adalah acara festival budaya Jepang yang diselengarakan oleh KAJI atau Komunitas Alumni Jepang di Indonesia. Jadi festival ini diselenggarakan oleh komunitas para alumni bahasa Jepang di Indonesia nih guys. Nah Sakura Matsuri 2023 akan di adakan pada tanggal 29 dan 30 Juli 2023, dan diadakan di Hollywood Juction, Jababeka Residence, Kab. Cikarang, Bekasi. Sama dengan tahun 2022, tapi bagi yang belum tau tempatnya bisa check map berikut yaa :



    Biasanya di dalam festival ini ada berbagai macam booth kebudayaan Jepang, kuliner Jepang, hingga merchandise Jejepangan guys. Selain itu ada juga penampilan-penampilan kebudayaan Jepang & Indonesia, ada juga banyak cosplayer yg datang, sampai lomba-lomba seperti lomba shuji (kaligrafi Jepang) dan lomba cosplay. Nah yang ga kalah menarik tiap tahun selalu diadakan kompetisi Miss Sakura guys. 

    Nah special guest di Sakura Matsuri 2023 akan diisi oleh JKT48, dan acara ini tidak akan ada biaya masuk alias free entry ya. So tandai kalendernya yaa biar ga kelewatan eventnya. 

    Seperti yang tadi aku mention, jangan kelewatan nih jadi WaGoMu #JapaneseClass pun akan ikut hadir di Sakura Matsuri 2023 lho. Jadi yang mau cari-cari info belajar bahasa Jepang, beli buku bahasa Jepang sampe ketemuan Manda pun, yuk kumpul main ke booth aku. 

     Ditunggu yaa... 


     Sakura Matsuri 2022


    Sakura Matsuri 2019 

J-Class, pernah diliput di :