Cari

Belajar Efektif dan Fun di WaGoMu#JapaneseClass

Kerja

Ginojisshu atau Internship? Mungkin kalian belum tau visa ini!

Ginojisshu atau Internship? Mungkin kalian belum tau visa ini!Kalau kita tanya orang "mau kerja ke Jepang pakai visa apa kak?", jawabannya mungkin ga jauh ya, kalau ga visa ginojisshu (magang), bisa visa tokutei gino (specified skill worker), atau bisa jadi visa gijinkoku (profesional worker)?. Memang ya untuk urusan kerja ke Jepang 3 visa tadi memang yang paling diketahui sama banyak orang Indonesia. Tapi kalian udah kenal sama visa yang satu ini belum? Namanya "Visa internship", yang belum kenal yuk aku coba bahas, siapa tau ada yang cocok.

インターンシップビザ atau visa internship ini sendiri sering disamakan atau disalah artikan menjadi 技能実習ビザ atau visa ginojisshu yang sering diartikan magang. Ya mungkin karena namanya "internship" ya, secara arti sama kaya ginojisshu yang merujuk ke "magang". Hanya yang satu itu bahasa Inggris, dan yang satunya di Indonesia suka diartikan magang. Tapi ternyata 2 visa ini sebenernya berbeda guys. 

Untuk yang ginojisshu aku udah sempet bahas di beberapa artikel sebelumnya nih. Kalian bisa check di artikel berikut :
1. Perbedaan Ginojisshusei dengan Tokuteigino
2. KERJA di JEPANG itu BERAT. Jadi mendingan Magang atau Tokutein Ginou ya ?
3. Program Magang di Jepang jadi di Hapus?
4. Program Ikusei Shuurou, Program Pengganti Magang di Jepang

Jadi kalau yang belum tau tentang ginojisshu, coba baca dulu artikel-artikel di atas ya.

Nah kali ini aku mau fokus bahas mengenai visa internship yang kebetulan kayanya masih banyak yang kurang tau detilnya. Jangankan detilnya, kayanya masih banyak juga yang ga tau keberadaan visa internship ini. Nah aku akan coba bandingkan dengan visa ginojisshu juga ya, karena kebetulan 2 visa ini punya banyak kemiripan.

Pertama, kita bahas tujuan visanya. Berbeda dengan ginojisshu yang fokus pada pelatihan kerja (technical internship) untuk ningkatin keterampilan teknis yang dapat diterapkan di negara asal, internship ini fokusnya ke peserta magang yang ingin mendapatkan pengalaman kerja di Jepang dalam waktu singkat. Umumnya visa internship cuman selama 3 bulan sampai 1 tahun, beda sama ginojisshu yang bisa sampai 5 tahun tergantung levelnya. Hebatnya, visa internship bidangnya pun lebih felksibel, yang mau dapet pengalaman bisnis, bekerja di berbagai macam teknik seperti IT pun bisa menggunakan visa ini. 

Untuk internship biasanya status visanya menggunakan "Cultural Activities" (文化活動) atau "Designated Activities" (特定活動) tergantung kesepakatan dengan perusahaannya. Jadi visa internship biasanya lebih fleksibel secara syarat pengajuan. Karena pemerintah tidak terlalu incharge dalam visa ini. Biasanya diatur oleh perusahaan penerima atau lembaga yang bekerjasama dengan perusahaannya, dan tidak ada pelatihan resmi atau standar yang ditentukan dari pemerintah. Dengan kata lain, karena tujuannya memberikan pengalaman kerja, meskipun bahasa Jepang kalian masih 0 juga sebenernya bisa berangkat selama ada perusahaannya mau nerima. Berbeda dengan ginojisshu yang diatur ketat oleh badan pemerintahan yaitu OTIT (Organization for Technical Intern Training), sehingga syarat pengajuannya lebih ketat.

Tapi balik lagi ya, aku sih ga nyaranin bahasa Jepang masih 0 terus berangkat ke Jepang untuk kerja. Sekalipun ada perusahaan yang mengizinkan mereka yang masih NOL, aku tetep saranin setidaknya punya N4 dulu. Dari sisi pekerjaan, kalian akan lebih mudah kalau udah bisa bahasa Jepang, selain itu kalian butuh berinteraksi dengan orang Jepang dalam keseharian agar bisa bertahan hidup. FYI, Orang Jepang rata-rata ga percaya diri sama bahasa Inggris mereka, jadi kalau diajak ngobrol pake bahasa Inggris mereka banyak yang menghidar. Bahkan menurut survey, kemampuan bahasa Inggris orang Jepang berada di posisi 92 dari 116 negara non-native English. Sekarang udah ngerti kan kenapa aku saranin setidaknya N4 atau basic bahasa Jepang dulu sebelum berangkat?

Nah karena internship ga wajib pakai sertifikat JLPT, sehingga kalian bisa mencoba test bahasa Jepang selain JLPT, seperti JLCT dan lainnya. Setidaknya kalian bisa membuktikan ke perusahaan yang akan menerima kalian bahwa kalian sebenernya udah punya kualifikasi bahasa Jepang, sekaligus membangun kepercayaan diri kalian untuk bisa tinggal dan bekerja di Jepang. 

Hal lain yang mungkin perlu diketahui adalah, pemerintah tidak ikut andil seleksi dan penyelenggaraan internship, sehingga jaminan pelaksaan internship tidak terlalu terkontrol oleh pemerintah. Meskipun begitu pemerintah tetap mengawas kegiatan selama proses internship, jadi kalau ada apa-apa bisa tetep ngandelin pemerintah kok. Saran aku sih ga ada salahnya untuk cari-cari tau dulu perusahaan yang akan kalian lamar. Kalau sekiranya menghawatirkan, kalian bisa pertimbangkan untuk berhenti sebelum terjalin kontrak, dan mencari yang lainnya.

Atau cobalah internship yang memanfaatkan program universitas. Yang ini biasanya  khusus mahasiswa/i aktif, jadi semacam program praktik kerja lapangan (PKL) untuk mendapatkan nilai dari kampus. Ga semuanya khusus PKL sih memang, tapi dengan jalur ini bisa lebih terjamin daripada mencari sendiri, karena lembaga atau perusahaan punya hubungan yang ingin dijaga dengan pihak universitas. 

So, gimana guys apakah kalian tertarik untuk internship? Balik lagi kalau tertarik coba kejar N4 aja dulu ya, biar bisa lebih percaya diri ketika udah di Jepang nanti. Kalau belum punya N4nya kita bisa bantu lewat program Akselerasi N4 kita nih, yang tertarik silahkan tanya-tanya tim aku ya. Tapi gimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik? Apakah menurut kalian internship itu layak dicoba? Coba tulis di kolom komentar ya, kita diskusi bareng.

Kontak Aku kesini yaa:

Komentari Artikel Ini

Komentar

  • by Niantara wabah jepang,  2025-10-17

    Artikelmya sangat bagus dan memberikan informasi terupdate tentang visa jepang.. smoga wagomu tambah sukses

J-Class, pernah diliput di :