Kenali Perbedaan Jikoshoukai vs JikoPR Untuk Interview ke Perusahaan Jepang
Kita udah sempet bahas bagaimana budaya interview di Jepang. Kalian udah siapin diri kan? Biar punya mental kuat dulu sebelum interview dan mulai kerja di Jepang nanti. Kita juga udah kenal sama pertanyaan-pertanyaan penting yang sering ditanyakan selama interview. Nah ada 1 hal lagi yang perlu kalian siapkan untuk interview nanti. Yaitu kenali perbedaan dari Jikoshokai atau perkenalan diri dengan JikoPR atau mempromosikan diri. Yuk kita masuk pembahasan.
Sebenernya Jikoshoukai dan juga JikoPR keduanya berkaitan dengan memperkenalkan diri, makanya yang gatau bisa jadi salah menyampaikan ketika interview. Namun inget ya keduanya punya perbedaan yang cukup menonjol. Jadi hati-hati jangan sampai kalian salah ketika diminta jikoshoukai malah mempromosikan diri, ataupun sebaliknya, dan ini kesalahan yang dianggap fatal.
Pertama ada Jikoshoukai yang kalau diartikan jadi memperkenalkan diri. Jadi Jikoshoukai itu bener-bener memperkenalkan diri pada umumnya kalau kita memperkenakan diri ke orang lain. Umumnya Jikoshoukai bisa selesai sekitar 1 menit, dan point penting yang kita sebutkan biasanya nama, pengalaman kerja, dan juga kenapa ngelamar ke perusahaan terkait. Jadi jikoshoukai ini memang untuk memulai percakapan dan menyambungkan dengan pertanyaan berikutnya.
Selain itu jikoshokai pun sangat penting untuk memberikan kesan pertama ya guys, jadi nada bicara, gerak gerik, sampai penyampaian nama pun harus bagus ya. Ketika nyebutin nama sendiri coba sebutin agak pelan-pelan seperti sedang mengeja nama sendiri. Contoh nama "Manda" ketika jikoshoukai nanti sebutinnya "Ma-n-da" tapi jangan terlalu pelan ya. Aku udah siapin contoh jikoshoukai yang ini menceritakan guru bahasa Jepang yang ingin pindah kerja ke Jepang sebagai orang yang ngasih support ke orang Indonesia di Jepang ya, contohnya seperti berikut :
〇〇と申します。本日は貴重なお時間をいただき、誠にありがとうございます。
Nama saya 〇〇. Terima kasih sudah meluangkan waktu pentingya.
自分はこれまで5年間、日本本語教育機関で教師として働いていました。インドネシアには「日本のことが好き」、「日本で働きたい」などと思っている方々が多く、その方々のために日本語を教えてきました。自分一人だけでは叶えられないことですので、他の教師や役員と連携して、生徒たちの夢を叶えてきました。
Saya sudah 5 tahun bekerja sebagai guru di lembaga pendidikan bahasa Jepang. Di Indonesia ada banyak orang yang merasa "suka dengan Jepang", "Ingin bekerja di Jepang", dll, dan selama ini saya mengajarkan bahasa Jepang untuk orang-orang seperti itu. Karena saya ga bisa mewujudkan impian mereka sendirian, sehingga saya bekerja sama dengan pegawai dan guru yang lainnya supaya bisa mewujudkan impian mereka.
生徒たちが夢が叶えられた時の笑顔がとても好きで、その笑顔を守りたくなります。それでこれからは日本で働いている方々のために、日本語だけではなくそれ以外の支援などにも尽力したいと考えておりますので、どうぞよろしくお願いいたします。
Saya sangat menyukai senyuman para siswa ketika impian mereka terwujud, dan saya ingin melindungi senyuman itu. Oleh karena itu, mulai sekarang, saya berencana untuk tidak hanya fokus pada pengajaran bahasa Jepang, tetapi juga memberikan dukungan lain bagi para pekerja di Jepang. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda semua.
Iya ini contoh yang cukup berat, dan umumnya digunakan untuk jikoshoukai saat lamar kerja menggunakan visa gijinkoku. Kalau jikoshoukai magang, atau specified skill worker harusnya ga sesopan ini juga oke. Coba pakai bahasa yang sopan, formal dan yang terpenting kalian ngerti apa yang kalian omongin ya.
Itu Jikoshoukai, kali ini kita coba bahas yang satu lagi yaitu JikoPR atau mempromosikan diri. Secara garis besar lebih ke menjelaskan kita itu orang yang seperti apa dan supaya perusahaan bisa menilai kalian itu bisa kepake atau ga. Informasi atau poin penting yang harus kalian sebutkan saat JikoPR bukan tentang nama, atau selama ini pernah kerja dimana ya. JikoPR bisa makan waktu lebih lama sekitar 2~3 menit karena point penting yang perlu kalian sampaikan memang lebih banyak, seperti :
1. Jelasin kelebihan kamu apa seperti 私の強みは〇〇です (Watashi no tsuyomi wa ... desu.).
2. Jangan berhenti disitu, setelahnya ceritain juga pengalaman dan pencapaian yang membuat kalian merasa itu kelebihan kamu. Bisa kalian ceritakan pake pola STAR yaitu ceritakan berurutan dari Situation: kondisinya seperti apa, Task: tugas, atau hasil yang diharapkan, Action: aksi apa yang dilakukan untuk mencapai itu, dan terakhir Result: hasil yang kalian dapat.
3. Terakhir ceritakan juga kontribusi apa yang bisa kalian berikan berdasarkan pengalaman dan pencapaian kalian tadi.
Contohnya seperti berikut :
私の強みは、異なる文化背景を持つ人々のニーズを理解し、それに応じてサポートできるところです。
Keunggulan saya adalah kemampuan untuk memahami kebutuhan orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda dan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.
漢字はこれまで長年、インドネシアで日本語教師として、多様な目的を持つ生徒を支援してまいりました。単に日本語を教えるだけでなく、彼らが日本で生活したり、日本企業で働く上で直面するであろう文化の違いいや習慣などについてもアドバイスを行ってきました。例えば、日本での就職を目指す生徒には、面接対策や履歴書の書き方指定導だけでなく、日本特有のビジネスマナーなどを交えて指導しました。その結果、多くの生徒が希望する日本企業への就職を実現し、『先生のおかげで、日本での生活や仕事への不安が解消された』という感謝の言葉をいただいています。
Selama bertahun-tahun, saya telah mengajar bahasa Jepang di Indonesia dan membimbing siswa dengan berbagai tujuan. Selain mengajarkan bahasa Jepang, saya juga memberikan nasihat tentang perbedaan budaya dan kebiasaan yang mungkin mereka hadapi saat tinggal di Jepang atau bekerja di perusahaan Jepang. Misalnya, bagi siswa yang ingin bekerja di Jepang, saya tidak hanya membimbing mereka dalam persiapan wawancara dan penulisan CV, tetapi juga mengajarkan etika bisnis Jepang. Akibatnya, banyak siswa berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan Jepang yang mereka inginkan, dan saya menerima ucapan terima kasih seperti, “Berkat Anda, kekhawatiran saya tentang hidup dan bekerja di Jepang telah teratasi.”
この経験を通じて、インドネシアの方々が日本で生活・就労する際に感じる不安や、直面する可能性のある課題を肌で感じ、彼らが本当に求めている支援は何なのかを深く考える機会を得ました。
Dari pengalaman ini, saya dapat merasakan secara langsung kekhawatiran yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia saat tinggal dan bekerja di Jepang, serta tantangan yang mungkin mereka hadapi. Hal ini memberikan kesempatan bagi saya untuk memikirkan secara mendalam apa sebenarnya dukungan yang benar-benar mereka butuhkan.
私のインドネシア文化への深い理解と、個々の状況に合わせたきめ細やかなサポートを提供する能力は、御社の活動において必ずお役に立てると確信しております。これまでの経験で培った傾聴力と問題解決能力を活かし、御社の一員として、日本で頑張るインドネシアの方々が安心して生活し、活用できる社会の実現に貢献したいと考えております。
Saya yakin bahwa pemahaman mendalam saya tentang budaya Indonesia dan kemampuan saya untuk memberikan dukungan yang terperinci dan disesuaikan dengan situasi masing-masing individu akan sangat bermanfaat bagi kegiatan perusahaan Anda. Dengan memanfaatkan kemampuan mendengarkan dan memecahkan masalah yang telah saya kembangkan melalui pengalaman sebelumnya, saya berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat di Jepang di mana orang-orang Indonesia yang bekerja keras dapat hidup dengan tenang dan berkontribusi secara aktif sebagai bagian dari perusahaan Anda.
Terkesan panjang banget kan JikoPR ini. Iya ngeliat contoh di atas, mungkin banyak yang nganggepnya panjang, padahal kalau kalian lancar ngomongnya, bisa jadi cuman 2~3 menit selesai. Dan memang contoh yang aku kasih tadi itu contoh yang cukup panjang, dan kalian bisa sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kalian. Kalian bisa pake kata-kata dan kalimat yang lebih simple, dan pastikan kalian ngerti apa yang kalian omongin ya. Biasanya setelah JikoPR kalian akan ditanya-tanya berdasarkan apa yang kalian omongin waktu JikoPR.
Tapi apakah penjelasan ini cukup ngasih gambaran ke kalian apa yang perlu kalian siapin untuk interview kalian nanti? Aku udah bahas mengenai perbedaan budaya interview Jepang dengan Indonesia, contoh-contoh pertanyaan yang krusial saat interview, dan kali ini aku bahas apa itu jikoshoukai dan jikoPR beserta contohnya. Kira-kira apa aja sih yang kalian khawatirkan ketika mau interview ke perusahaan Jepang? Kira-kira apa lagi yang kalian ingin kita coba bahas mengenai interview ke perusahaan Jepang? Atau mungkin ada yang udah pernah ikut interview ke perusahaan Jepang? Coba ceritakan juga ya di kolom komentar, aku mau denger cerita dan pendapat kalian.