Cari

Belajar Efektif dan Fun di WaGoMu#JapaneseClass

Belajar

Penjelasan Subjek dan Partikel WA serta GA dalam Bahasa Jepang

Kak perbedaan partikel は dan が apa ya kak? Nah pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan, bahkan kita udah bikin content versi singkatnya, kali ini aku mau coba bahas SUBJEK dan partikelnya yang lebih detil. Coba pastikan udah paham dulu apa itu SUBJEK dan juga partikel penandanya biar nanti udah ga kesulitan ketika bikin kalimat. Meskipun kalau ngomongin SUBJEK itu basic banget sebenarnya, tapi kita coba bahas yuk.

Masih inget kan? Supaya terbentuknya sebuah kalimat, setidaknya kalimat harus terdiri dari SUBJEK dan PREDIKAT. Yuk kita coba bahas satu-satu, awali dari pahami dulu apa itu SUBJEK dan penggunaan partikelnya seperti apa. 

Apasih SUBJEK kalimat? Banyak yang mengartikan subjek itu adalah orang. Ga salah sih, tapi kurang tepat. Kalau di KBBI, arti dari subjek adalah "pokok pembicaraan" atau "pokok bahasan". Kalau aku cek sumber lain, ada yang bilang subjek itu "bagian dari kalimat yang menjelaskan siapa atau apa yang melakukan tindakan atau mengalami sesuatu". Subjek bisa aja terdiri dari orang, benda, tempat, hal, dll yang lagi kita omongin atau yang dijelaskan oleh predikatnya. Nah mungkin karena kita sering ngomongin orang jadi aja banyak yang nangkepnya subjek itu "orang" mungkin ya. Atau bisa jadi asal muasalnya dari waktu belajar bahasa Inggris subject itu diajarkan sebagai "orang", padahal sebenarnya bukan ya.

Berbedanya sama bahasa Indonesia dan Inggris, selain ada partikel yang perlu kita tambahkan, dalam bahasa Jepang SUBJEK menunjukkan "topik pembicaraan" atau "orang/hal yang melakukan atau dijelaskan oleh predikat". Pertama-tama partikel penanda SUBJEK umumnya adalah は yang dibaca WA, karena untuk menyampaikan kedua fungsi subjek tadi kita bisa menggunakan partikel は (wa). Jadi yang ada di belakang は (wa) itu udah pasti subjek kalimatnya. Kalau kalian belajar dari Minna no Nihongo, kalian pasti udah belajar partikel atau pola kalimat seperti berikut di BAB 1, coba aku jelasin sambil liat contoh kalimatnya :

Maiku miraa wa kaishain desu.
マイク・ミラー (かい)(しゃ)(いん)です。
            S                     P
Mike Miller adalah seorang pegawai perusahaan.
Kalimat di atas bisa diliat subjek adalah Mike Miller, makanya di bahasa Jepangnya ditambahin partikel は (wa) di setelahnya.

Maiku san no kaisha wa konpyuutaa no kaisha desu.
マイクさんの(かい)(しゃ)は コンピューターの(かい)(しゃ)です。
             S                                       P
Perusahaannya Mike adalah perusahaan komputer.
Sama dengan kalimat ini, subjek adalah Suzuki, jadi di tambahkan partikel は (wa) di setelahnya.

Ano shiroi fuku wa takai desu ga, totemo kirei desu.
あの(しろ)(ふく)は (たか)いですが、 とても きれいです。
        S                                             P
Baju putih itu harganya mahal tapi sangat cantik.
Kalimat ini pun subjeknya baju putih itu, makanya ditambahkan partikel は (wa) di setelahnya.

Seperti yang ada di 3 contoh di atas, kita bisa simpulkan :
1. SUBJEK itu topik pembicaraan atau apa yang sedang dibahas, dimana selalu ada partikel は (wa) disetelahnya
2. SUBJEK itu ga selalu orang
3. SUBJEK bisa berupa kata gabungan

Sampai sini kebayang kan apa itu SUBJEK, dan di bahasa Jepang itu penggunaannya seperti apa?

Berikutnya kita bahas partikel lain dari SUBJEK. Dimana partikel ini sangat dengan fungsinya dengan partikel は (wa) sebagai penanda SUBJEK, dan kebetulan bagian ini mungkin masih ada yang bingung nih. Yaitu partikel が (ga) sebagai pendanda "siapa" yang ngelakuin atau "apa" yang terjadi. sambil kita lihat contoh berikut :

Watashi ga nihongo ga dekimasu.
(わたし)が ()(ほん)()が できます。
 S            O                P
Saya bisa bahasa Jepang.

Kore ga watashi tachi no kyou no asagohan desu.
これが (わたし)たちの 今日(きょう)の (あさ)ごはです。
  S                                    P
Ini adalah sarapan kita hari ini.

Di buku mungkin dijelaskan secara tidak langsung, atau mungkin masih kurang penjelasannya, sehingga banyak yang masih suka bingung sama perbedaan dari kedua partikel ini. Penggunaan partikel が (ga) sebenarnya mirip banget は (wa) sebagai penanda SUBJEK. Kalau kita perhatikan lebih dalam, partikel は (wa) digunakan untuk penanda SUBJEK "topik pembicaraan" atau juga "orang/hal yang melakukan atau yang terjadi". Tetapi partikel が (ga) itu hanya punya fungsi yaitu "nentuin pelaku atau hal yang terjadi" saja. 

Neko wa/ga sakana o tabemasu.
(ねこ)は (さかな)を ()べます。
(ねこ)が (さかな)を ()べます。
Kucing memakan ikan.

Di kalimat ini kalau kita pake partikel は (wa) maka kita lagi ngomongin "kucing" sehingga kita ngasih tau "kucing itu makan ikan", atau bisa juga ngasih tau "kucing yang makan ikan".

Sedangkan kalau pake partikel が (ga) kesannya kucing lah yang melakukan predikatnya yaitu makan


So kita tambahin kesimpulan lagi yuk
1. は (wa) sebagai penanda SUBJEK baik topik pembicaraan ataupun pelaku predikat / yang dijelaskan predikat, umumnya kita bisa tau lagi ngomongin apa dengan liat apa yang disebelum partikel は (wa).
2. Sedangkan が (ga) hanya bisa sebagai penanda "siapa" yang ngelakuin atau "apa" yang terjadi.
3. Kalau ga mau ribet, pisah aja penggunaannya kaya gini :
  は (wa) untuk topik pembicaraan
  が (ga) untuk pelaku yang ngelakuin / ngalamin predikatnya
Tapi ini menurut aku ya, kalau menurut kalian gimana? Kalian punya cara misahin yang lebih mudah ga ya?

Pembahasan kali ini basic banget ya, tapi hal basic kaya gini aja masih banyak yang kurang paham loh. Jadi aku tertarik ingin bahas tentang SUBJEK dan penggunaan partikelnya. Sampe sini dulu mungkin sharing-sharingnya kali ini. Menurut kalian gimana guys, apakah ada fungsi atau penjelasan aku yang kurang? Sekalian kasih tau aku juga menurut kalian oke ga penjelasan seperti ini? Dan apakah ada materi lain yang ingin kita bahas bareng disini? Coba tulis di komentar juga ya. Aku ingin denger pendapat dan masukan dari kalian.

Kontak Aku kesini yaa:

Komentari Artikel Ini

Komentar

    No Comments To Display

J-Class, pernah diliput di :