Belajar Efektif dan Fun di WaGoMu#JapaneseClass

Kerja

Road to Japan, Cara-Cara Kerja di Jepang

cara kerja ke jepangGuys, pernah ga sih berfikir atau mungkin sekarang kalian ngerasa ingin kerja ke Jepang, tapi kalian masih bingung kerja tuh kerja apa nih di Jepangnya? Terus apa sih yang dibutuhkan buat bisa kerja di Jepang? 

Sekarang ternyata banyak orang orang yang punya impian untuk kerja di Jepang, tapi pas ditanya mau kerja apa di sana? Mereka pada ngejawab apa aja lah yg penting kerja di Jepang. Apa ajalah yang penting digaji dengan uang YEN. Mereka yang bilang seperti itu tuh sebenarnya orang-orang yang udah pasrah, dan berusaha mati-matian, apapun yang didapet, tapi yang penting bisa pergi dari Indonesia dan tinggal di Jepang.

Nah daripada kalian ngejar impian kerja di Jepang asal-asalan, tanpa mengetahui tujuannya, syaratnya, dan juga tahap-tahapnya. Kali ini aku mau ngajak kalian kenalan sama jenis-jenis visa untuk kalian kerja di Jepang nih.

Gino Jisshusei (MAGANG)

Pertama kita mulai dari yang paling rendah dari sisi syaratnya, yaitu MAGANG. Banyak banget warga Indonesia yang mengikuti program Magang di Jepang. Program ini biasanya berlangsung selama 1 / 3 / 5 tahun. Dengan syarat dapat mengikutinya yang sangat gampang yaitu, "Asal ada yang mau nerima". Iya, kalian masih NOL pun selama ada yang mau nerima, kalian bisa kerja Magang di Jepang.

Untuk bisa Magang di Jepang sebenarnya ada 2 opsi. Opsi pertama mungkin aku bisa bilang lewat jalur dalam perusahaan. Intinya kalian magang via Intra Company (training karyawan) di Indonesia yang nanti dikirimkan untuk training di Perusahaan Induk di Jepang.

Sedangkan opsi kedua ini agak panjang prosesnya. Kita Magang via Sending Organization (SO). Rata-rata syaratnya umurnya di kisaran 18~27 tahun. Kalian bisa belajar OTODIDAK, atau belajar kursus di asrama SOnya sampe ada yang nerima, nah ini berapa lamanya aku ga bisa jamin berapa lamanya, Tapi ada yang bisa 1 tahun, 2 tahun atau mungkin lebih.

Kalau SO udah ngerasa si peserta ini kemampuan bahasa Jepangnya udah bisa dikenalin ke perusahaan penerima, nanti akan ada sesi interview → kontrak → pengurusan Certificate of Eligibility (COE) dan Visa. Pengurusan COE biasanya 3 bulan, tapi bisa lebih cepet atau lebih lama. Selama masa menunggu COE, banyak SO yang menyuruh pesertanya tetep tinggal di asrama buat belajar hingga selesai COEnya. Kalau pengurusan COE dan Visa selesai, tinggal terbang deh ke Jepang. Pas di Jepang, perusahaan penerima juga biasanya ngadain pelatihan selama 1 bulan atau lebih.

Setelah penatihan selesai, dan dianggap kalian udah siap bekerja, SELAMAT! kalian sudah mulai kerja di Jepang. Dan seperti yang tadi aku mention, magang itu biasanya 1~5 tahun setelah masa Magangnya selesai, kalian punya 2 jalan. Jalan 1 yaitu pulang ke Indonesia, dan Jalan 2 yaitu lanjut stay di Jepang dengan cara switch visa ke tokutei ginou / specified skill worker. Kalau milih jalan 2 berarti selama masa magang kalian harus upgrade skill bahasa Jepang dan dapatkan syarat pengajuan visa TG. Detil jenis visa TG aku jelasin di point berikutnya :

Tokutei Ginou (Specified Skill Worker)

Ini jenis Visa yang lagi ramai dicari2 sama orang2 nih. Iya, jenis visa ini punya 14 jenis bidang pekerjaan, tapi yang udah tersedia baru sebagian yaa, bisa kalian check di link ini. Secara syarat SSW ini memiliki syarat yang lebih tinggi. Pertama2 dari sisi bahasa Jepang kalian setidaknya harus udah lulus JLPT N4 atau JFT Basic A2. Selain itu ada juga test skill khususnya atau biasa disebut test skill SSW. Contoh kalau kalian ingin ikut SSW bidang Perawat, berarti kalian harus lulus JLPT N4/JFT Basic A2 atau lebih dan lulus test skill SSW bidang Perawat.

Nah itu baru syarat bahasa dan skill, ada juga syarat lain seperti berumur 18~35 (tergantung perusahaan yg nerima bisa kurang/lebih). Dan ternyata ga harus lulusan kuliah guys, jadi lulusan SMA/setaranya bisa apply visa SSW ini. Kalian yang Ex Magang di Jepang juga bisa langsung interview dengan perusahaan atau bisa lewat Touroku Shien Kikan (TSK).

Jadi untuk SSW ini kalian bisa mandiri langsung ke perusahaan di Jepang atau juga bisa lewat TSK ini guys. Di TSK nanti akan job matching, setelah ketemu yang cocok baru akan ada tahap interview. Setelah lulus, akan ada kontrak kemudian pengurusan COE kurang lebih 3 bulan. Kalau COE dan Visa udah siap, tinggal meluncur dah ke Jepang.

BTW, SSW ini periodenya biasanya 5 tahun yaa, nanti bisa diperpanjang 5 tahun lagi, kalau udah beres 2 periode nanti bisa upgrade Visa kalian jadi Visa Permanent Resident. So, perlakuan untuk visa SSW ini udah terbilang bagus kalau menurut aku, tapi ada lagi nih yang lebih bagus :

Visa Engineer/Specialist in humanities/International services

Mungkin udah ga asing dengan sebutan Visa Engineer, tapi ternyata visa engineer itu 1 dari 3 jenis visa untuk kerja profesional di Jepang loh. Banyak yang salah paham soal penamaan visa ini, sebenarnya ga ada nama resmi untuk Visa Kerja / Working Visa di Jepang, tapi jenis Visa ini yang paling dekat dengan yang disebut Visa Kerja. Untuk bisa apply visa ini, kalian bisa salah satu dari 2 jalur ini guys, ada Jalur Headhunter dan Jalur Student.

Jalur Headhunter

Di jalur ini kalian ga beda jauh sama nyari kerja di Indonesia, cuman bedanya tempat kerja kita di Jepang nih. Nah seperti yang aku mention tadi, visa ini bisa dianggap visa untuk para profesional worker. Jelas syaratnya pun akan lebih tinggi. Pertama2 lulus dari universitas atau sekolah kejuruan dengan gelar diploma atau lebih. Kedua level Bahasa Jepang yang tinggi, kebanyakan sih meminta N2 atau lebih, meskipun ada juga yang N3 bisa diterima.

Ketiga, sesuai nama visanya, kalian hanya bisa mengajukan visa ini kalau bidang pekerjaannya masuk kedalam kategori visa ini. Sebagai contoh yang termasuk yaitu, staf penjualan untuk perusahaan perdagangan, penerjemah, desainer, insinyur teknik elektornika, dan insinyur teknik informatika (IT).

Nah kalau syarat2nya udah terpenuhi kalian bisa lewat Headhunter untuk di kenalkan ke perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Kalau udah nemu yang cocok, next akan ada interview dengan perusahaan, kalau diterima nanti ada kontrak, baru bisa pengurusan COE dan Visa. Kalau udah ada 22nya kalian tinggal meluncur ke Jepang dan mulai bekerja.

Jalur Student

Kalau lewat jalur akan ini sedikit berbeda. Aku ambil contoh untuk kalian yang bahasa Jepangnya masih NOL. Jadi kalian udah ada rencana buat kerja di Jepang sebagai profesional worker tapi belum belajar bahasa Jepang.

 Pertama2, kalian harus bisa lulus N2 nih, biar untuk kerja di Jepang, So kalian bisa belajar bahasa Jepang di Indonesia sampe lulus N4 (mau lewat tempat LKP/LPK atau otodidak), kalau udah bisa daftar dan sekolah ke Sekolah Bahasa Jepang (Nihongo Gakko). Rata2 sih 1~2 tahun sekolah bahasanya, selama itu coba kejar minimal N2 kalau bisa N1 lebih bagus yaa. Kalau ga mau masuk sekolah bhs Jepang, kalian bisa juga belajar sampe N2 di Indonesia.

Kalau udah N2 atau lebih, kita masuk step kedua yaitu kalian bisa daftar dan sekolah di Sekolah Kejuruan (Senmon Gakko) atau Universitas di Jepang. Disana kalian kejar gelar Diploma atau Sarjananya supaya syarat untuk visa kerja ini bisa terpenuhi. Kalau udah lulus Senmon Gakko atau Universitas, kalian udah dapet N2, udah dapet gelar pendidikannya juga, baru deh kalian cari kerja di Jepang, kalau ketemu kerjaan yg dibidang Visa Engineer/Specialist in humanities/International services, kalian bisa upgrade ke visa tersebut.

Sama dengan Visa SSW, Visa ini pun biasanya ber periode, dimana periode 1nya 5 tahun dan bisa diperpanjang 5 tahun untuk periode 2, Kalau udah lewat periode 2, bisa upgrade visa jadi Visa Permanent Resident.


Gimana nih guys, udah kebayang belum kalian kerja di Jepang mau lewat jalur mana? Kerjaanya kerja apa? Sok take your time ya buat di rencanain dulu, ga perlu terburu2, nanti kalau udah keliatan mau lewat jalur mana mah tinggal dijalanin aja kok.

(がん)()りましょう

Kontak Aku kesini yaa:

Komentari Artikel Ini

Komentar

    No Comments To Display