Cari

Belajar Efektif dan Fun di WaGoMu#JapaneseClass

Kerja

STOP Mindset Yang Penting Kerja di Jepang dan Dibayar YEN!

Kerja di Jepang, sekarang udah jadi impian banyak orang. Sejalan dengan data di imigrasi Jepang per desember 2023, terhitung ada 120 ribu lebih pekerja Indonesia yang bekerja di Jepang. Ya itungan kasarnya sekitar 26% meningkat dibanding tahun 2022. Dan Indonesia menempati peringkat tertinggi ke 3 sebagai penyumbang pekerja asing di Jepang. Tapi kalian tau ga sih kalian bisa jadi ga akan selamanya di Jepang, dan kalian bisa bayangin ga sih apa yang akan kalian lakukan setelah program di Jepang kalian udah selesai dan pulang ke negara kalian masing-masing. Yuk kita coba kita bahas sedikit mengenai ini.

Semuanya berawal dari kalian bawa kabar gembira ke keluarga kalian, akhirnya kalian diterima kerja di Jepang. Usaha dan uang yang keluarkan untuk belajar bahasa Jepang selama ini akan segera membuahkan hasil. Pada akhirnya kalian berangkat, bekerja keras hidup merantau di negara sakura. Eits, kalau kalian berfikir 'pada akhirnya' ini salah ya. Hidup kalian masih terlalu panjang untuk bisa bilang 'pada akhirnya'. Setelah program di Jepang selesai dan kalian pulang ke negara kalian, disitu kalian akan mendapatkan cobaan baru dan kalian mungkin belum mikirin sampe sejauh itu. Bahkan aku masih inget beberapa teman lama aku bilang ya udah yang penting kerja di Jepang, yang penting kerja di bayar YEN, dan lainnya. Ini pikiran yang agak menghawatirkan karena kalian cuman memfokuskan pikiran kalian dalam 1 chapter kehidupan kalian aja. 

So, aku mau kasih tau kalian kenapa ini menghawatirkan, kita masuk ke pembahasan berikutnya, yaitu apa yang akan kalian lakukan setelah kerja di Jepang? Kalau kalian udah di Jepang bukan berarti kalian bisa bye bye sama negara kalian selamanya. Sekalipun kalian udah punya visa permanent resident, bukan berarti kalian ga mungkin bakal dipulangkan atau dideportasi ke negara kalian. So, selain kalian mikirin ketika di Jepang akan seperti apa, kalianpun harus mikirin setelah kalian pulang dari Jepang atau pait-paitnya kalian dipulangkan dari Jepang. Kita balik lagi ke pertanyaan pertama tadi, apa yang akan kalian lakukan setelah pulang? 

Serius, banyak loh yang ga mikirin ini karena mereka terpana sama negara sakura seperti apa. Padahal bisa jadi kalian di Jepang cuman hitungan tahun ya, misal kalian berumur 20an berarti sisa umur kalian masih panjang banget. Dan kalau sisa umur kalian waktu pulang ke Indonesia ga kalian pikirin, kasus buruknya yaitu uang yang kalian kumpulkan selama di Jepang habis untuk hidup sehari-hari mikirin mau ngapain kedepannya. Kebiasaan buruk kalian untuk berfoya-foya selama di Jepang karena punya banyak uang akan ngancurin kehidupan kalian ketika pulang ke Indonesia. So, aku sebut ini sebagai salah satu kesalahan terbesar buat kalian yang bekerja di Jepang. 

Aku mau kasih tau kalian ya, kalian udah bisa bawa pulang privilege yang bagus dari Jepang. Yaitu privilege pengalaman kerja dan longstay di Jepang. Dimana ini bisa kita manfaatin buat jenjang karir kita. Tapi masalahnya ga dikit yang kerja di Jepang itu sebagai pekerja blue collar atau pekerja kasar lah ya. Dimana pekerja blue collar di Indonesia itu kebanyakan gajinya minim kalo di banding di Jepang. Aku yakin kebanyakan dari kalian yang udah ngerasain dibayar pakai YEN pasti ga mau kerja sama tapi dibayar RUPIAH dengan UMR di Indonesia. Ujung-ujungnya kalian akan semakin milih-milih kerja dan menganggur dalam waktu yang lama, ditambah lagi uang yang kalian tabung selama di Jepang akan habis untuk hidup tanpa kejelasan ataupun berfoya-foya.

Kalian bisa dapet jalan lain kalau ketika udah di Jepang kalian ga berhenti belajar bahasa Jepangnya. Terus naik level sampe level N2 misal. Kalau udah N2 kan kalian bisa dapet banyak peluang kerja bagus tuh di Indonesia, plus bawa penglaman longstay di Jepang. Di Indonesia kalian udah bisa kerja yang lebih proper seperti jadi interpreter ataupun penerjemah. Selain itu, untuk balik lagi kerja ke Jepang akan lebih mudah juga tuh. Itupun kalau memungkinkan ya, karena ada kasus kalian ga bisa langsung balik ke Jepang setelah pulang. Contohnya kalau kalian dideportasi, buat onar di Jepang jadi dipersulit pengurusan visanya, dll. 

Pilihan keempat yaitu buat bisnis sendiri. Nah untuk yang satu ini, selain butuh nabung uang yang lebih besar waktu di Jepang, butuh juga skill dan networking yang lebih luas kalau dibanding pilihan lainnya. Kalau kalian pilih yang ini, coba pikirin dari sekarang business plan kalian seperti apa, jadi kalian udah bisa persiapin apa aja yang kalian butuhin buat menjalankannya. Modalnya butuh berapa? Butuh networking dengan orang yang seperti apa? Skill apa aja yang dibutuhin? Kalau udah ada business plan bakal keliatan ga tuh apa aja yang dibutuhkan?

So, masih berani mikir yang penting kerja di Jepang dan dibayar YEN tanpa mikirin next stepnya apa? Terakhir dari aku coba pikirin plan kalian kedepannya dengan pertanyaan-pertanyaan ini

1. Kerja di Jepang kerjanya apa? 

2. Pekerjaan itu bisa jadi batu loncatan karir kalian ga? Dan apa mau lanjutin kerja yang sama atau sejenis di Indonesia?

3. Kalau pertanyaan 2 jawabannya engga, nanti waktu balik ke Indonesia udah kebayang mau ngapain?

4. Skill atau modal apa aja yang kira-kira bisa kalian bawa selama bertahun-tahun di Jepang?

5. Apa yang bisa kalian manfaatkan dari skill itu?

6. Kalo bisa, sudah coba bayangin jalur karir kalian akan kemana?

So, semoga kalian dapet apa yang ingin aku sampaikan disini. Ga salah kok kalau ingin kerja di Jepang demi dibayar YEN, tapi berhenti berfikir sampai situ, dan mulai coba pikirkan juga apa yang akan kalian lakukan setelahnya. Tapi ngomong-ngomong aku ingin denger juga nih pendapat kalian, apa menurut kalian sudah cukup yang penting bisa kerja di Jepang? Dan kenapa kalian bertifikir seperti itu, coba tulis dikomentar ya.

Kontak Aku kesini yaa:

Komentari Artikel Ini

Komentar

    No Comments To Display

J-Class, pernah diliput di :