Belajar
Belajar Perbedaan Nikui, Zurai, dan Gatai Dalam Bahasa Jepang
Ketika belajar bahasa Jepang kamu pernah ngerasa gak sih, terkadang mengartikan bahasa Jepang itu sulit gitu rasanya ? Kali ini aku akan bahas gimana caranya untuk menyatakan perasaan kesulitanmu itu dalam bahasa Jepang.
Ada 3 cara untuk menyatakan rasa sulit kamu dalam bahasa Jepang. Apa aja tuh kira-kira? Jadi kita bisa menggunakan 〜にくい (Nikui), 〜がたい (Gatai), dan 〜ずらい (Zurai). Ternyata ada sampai 3 kaya gini guys.
Dalam artikel ini, aku akan jelasin tentang ketiga cara menyatakan rasa sulit ini, kira-kira apa bedanya ya? Dan bagaimana cara penggunaannya? Yuk biar gak pakai lama, langsung aja simak penjelasanku!”
1. 〜にくい (Nikui)
Ungkapan sulit pertama adalah 〜にくい (Nikui) yang merupakan bagian dari kata sifat I. Menunjukkan sifat atau kondisi "sulit untuk dilakukan atau di-kata kerjakan"(tergantung kata kerjanya) secara fisik. Jadi tidak melibatkan perasaan subjektif seseorang.
Seperti misalnya :
開きにくい (Hiraki nikui)
Sulit dibuka bisa jadi karena kotaknya keras jadi sulit dibuka,
使いにくい (Tsukai nikui)
Sulit digunakan apa karena genggamannya ga nyaman kah, jadi sulit digunakan
Struktur kalimat :
KB + KK (bentuk I) + にくいです
Contoh :
Kono sumaho wa koware nikui desu.
このスマホは壊われにくいです。
Ponsel pintar ini sulit rusak.
Kare no hanashi kata wa wakari nikui desu.
彼の話し方はわかりにくいです。
Cara berbicara dia sulit untuk dimengerti.
Kono hako wa hiraki nikukatta desu..
この箱は開きにくかったです。
Kotak ini sulit dibuka.
Karena 〜にくい (nikui) ini merupakan kata sifat I, sehingga dapat digunakan sebagaimana kata sifat I menjelaskan sifat suatu benda.
Menggunakan pola :
KK (bentuk I) + にくい + KB
Contoh :
Kono sumaho wa koware nikui desu.
このスマホは壊れにくいです。
Ponsel pintar ini sulit rusak.
Menjadi ↓
Koware nikui sumaho desu.
壊れにくいスマホです。
Ponsel yang sulit rusak.
2. 〜ずらい (Zurai)
Berbeda dengan 〜にくい (Nikui) yang lebih menunjukkan "sulit" secara pengerjaannya. 〜ずらい (Zurai) melibatkan perasaan sulit pelaku yang tidak ingin karena enggan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Hal yang dikerjakan akan tetap bisa dikerjakan asalkan pembicara berusaha.
Struktur kalimat :
KK (Bentuk I) + ずらい (zurai)
Contoh :
Hanashi zurai
話しづらい
Sulit untuk dikatakan
*bisa jadi ga enak ngomongnya, karena takut sakit hati lawan bicaranya
Contoh kalimat :
Ojii chan kara no onegai nano de, kotowari zurai desu.
おじいちゃんからのお願いなので、断りづらいです。
Karena ini permintaan dari kakek, sulit untuk ditolak.
*bisa jadi ga mau nyakitin perasaan kake, jadi sulit buat nolak
Yuube no mensetsu de wa kotae zurai shitsumon bakari deshita.
夕べの面接では答えづらい質問ばかりでした。
Wawancara semalam penuh dengan pertanyaan yang sulit untuk dijawab.
3. 〜がたい (Gatai)
〜がたい (Gatai) menekankan bahwa pembicara tidak bisa melakukan hal itu atau mustahil untuk dikerjakan. Biasanya digunakan saat kondisi pembicara mau berusaha seperti apapun, ia tidak ingin atau tidak dapat melakukan atau tidak dapat menerima kondisi tersebut.
Hanya dapat digunakan untuk menyampaikan subjektif pembicara sulit dan tidak digunakan untuk mengatakan subjektif orang lain. Biasanya kalimat2 yang menggunakan Gatai ini lebih mengarah menjadi sebuah pernyataan perasaan pembicara. Seperti contohnya, percaya, memaafkan, membayangkan, menyatakan, mengaku, mendekati, mengerti, dan lainnya.
Berbeda dengan zurai yang masih dapat dilakukan bila pembicara berusaha, gatai menyatakan bahwa hal tersebut mustahil untuk dilakukan.
Struktur Kalimat :
KK (Bentuk I) + がたい (gatai)
Contoh :
Yurushi gatai
許しがたい
Sulit untuk dimaafkan
Contoh kalimat :
Tero wa yurushi gatai hanzai desu.
テロは許しがたい犯罪です。
Terorisme adalah kejahatan yang sulit untuk dimaafkan.
Kare ni totte, kore wa shinjigatai hanashi deshou ne.
彼にとって、これは信じがたい話でしょうね。
Menurut dia, ini merupakan cerita yang sulit dipercaya ya.
ーーー
Nah gimana nih, udah ngerti belum? Ternyata dari ketiga cara menyatakan perasaan sulit kita, bisa dibedakan berdasarkan apa yang dikerjakan dan juga perasaan orang yang melakukan. Nah gimana belajar bahasa Jepangnya kali ini ? Next aku share ilmu-ilmu yang lainnya yaa~



Komentar
No Comments To Display